TUGAS 2 Budaya Kerja Pabrik

Budaya Kerja Pabrik

Pengertian budaya perusahaan Suatu wujud anggapan yang dimiliki, diterima secara implisit oleh kelompok dan menentukan bagaimana kelompok tersebut rasakan, pikirkan dan bereaksi terhadap perubahan dan lingkungan yang beraneka ragam Nilai dan keyakinan bersama yang mendasari identitas perusahaan.

Nilai Pendukung dan Nilai yang Diperankan Nilai Pendukung (Espoused Values) Menunjukkan nilai-nilai yang dinyatakan secara eksplisit yang dipilih oleh organisasi . Nilai-Nilai Yang Diperankan (Enacted Values) Menunjukkan nilai dan norma yang sebenarnya ditunjukkan atau dimasukkan ke dalam prilaku karyawan.

Karakteristik Utama Budaya Organisasi Budaya organisasi diberikan kepada karyawan baru melalui proses sosialisasi Budaya organisasi mempengaruhi prilaku kerja Budaya organisasi berlaku pada 2 tingkat yaitu terlihat dan tidak terlihat Terlihat : akronim, busana, penghargaan, dan benda-benda fisik lainnya Tidak terlihat : merefleksikan nilai-nilai dan keyakinan yang dimiliki oleh seluruh karyawan.

Fungsi Budaya Organisasi Memberikan identitas organisasi kepada karyawannya Memudahkan komitmen kolektif Mempromosikan stabilitas sistem sosial Membentuk prilaku dengan membantu manajer merasakan keberadaannya.

Tipe Budaya Organisasi

Tipe Budaya Ciri-Ciri Keyakinan Normatif Konstruktif Karyawan didorong untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengerjakan tugas dengan cara yang membantu mereka dalam memuaskan kebutuhan untuk berkembang. Pencapaian tujuan Aktualisasi diri Penghargaan yang manusiawi Persatuan Pasif Defensif Karyawan didorong untuk berinteraksi dengan karyawan lain dengan cara yang tidak mengancam keamanan kerjanya sendiri Persetujuan Konvensional Ketergantungan Penghindaran Agresif Defensif Karyawan didorong untuk mengerjakan tugasnya dengan keras untuk melindungi keamanan kerja dan status mereka Oposisi Kekuasaan Kompetitif Perfeksionis.

Menanamkan Budaya Organisasi Pernyataan filosofi formal, misi, visi dan nilai Desain ruangan fisik, lingkungan kerja dan bangunan Membentuk slogan, bahasa dan akronim dan perkataan Pembentukan peranan secara hati-hati Memberikan penghargaan secara eksplisit Menyampaikan cerita, legenda, mitos mengenai suatu peristiwa penting Menyadari bahwa aktivitas, proses atau hasil organisasi sangat diperhatikan oleh karyawan Reaksi pimpinan atas insiden yang kritis dalam organisasi Membentuk struktur organisasi dan aliran kerja Sistem dan prosedur organisasi (misal : kontes sekretaris terbaik) Tujuan organisasi dan bagaimana kriteria dikembangkan.

 

 Kuat-Lemah Budaya Organisasi Ditentukan oleh Keterpaduan Konsensus nilai Komitmen terhadap tujuan bersama.

 

Pengembangan Budaya Baru Organisasi Melalui Mentoring Mentoring adalah : proses membentuk dan mempertahankan hubungan yang berkembang yang berlangsung secara intensif antara karyawan senior dengan junior.

– Mengembangkan Iklim Etika Organisasi Bertingkah laku etis Penyaringan karyawan yang potensial Mengembangkan kode etik yang berarti Menyediakan pelatihan etika Meningkatkan prilaku etis Membentuk posisi, unit, dan mekanisme struktural lain yang menggunakan etika.

 

– Organisasi Kode etik Budaya organisasi Model peran Tekanan untuk mencapai hasil yang diharakan Sistem penghargaan/hukuman Individu Kepribadian Nilai Motif Sejarah yang menguatkan Keyakinan Perilaku Etis Pengaruh Budaya Keluarga Pendidikan Agama Media Massa/Hiburan Pengaruh ekonomi/politis/hukum.

Sumber            : http://www.slideshare.net/Alginting/budaya-perusahaan-dan-etos-kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s