Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 di PT. Brantas Teknik Unggul, Surabaya

Pada era globalisasi yang semakin maju pada saat ini di Indonesia. Perusahaan yang ingin bersaing harus memiliki daya saing yang tinggi sehingga dapat bertahan dan mempunyai standar yang sesuai. PT. Brantas Teknik Unggul merupakan suatu perusahaan yang dijadikan objek penelitian mengenai salah satu vendor Ubaya serta mempunyai kontrak dalam servis dan maintenance AC.  Perusahaan ini telah memiliki sertifikasi ISO sehingga menuntut vendor agar mempunyai sistem yang dapat melakukan perbaikan berkelanjutan. PT. Brantas Teknik Unggul mempunyai komitmen untuk menerapkan serta mengevaluasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008.

Penelitian terhadap PT. Brantas Teknik Unggul adalah dengan menganalisis GAP. Setelah melakukan proses identifikasi GAP, desain, perancangan, implementasi dan evaluasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 diketahui dari tahapan pertama dengan melakukan identifikasi GAP dibuat kuisioner dan melakukan proses wawancara pada manajemen PT. Brantas Teknik Unggul untuk mengetahui GAP antara sistem manajemen sekarang dengan syarat dalam ISO 9001:2008. Perusahaan mempunyai rentang GAP  terbesar pada klausul 8 yang berdampak pada kesesuaian tiap klausul yang memiliki jumlah 48,72%. Persentase yang rendah tersebut disebabkan karena tidak adanya audit mutu internal serta tindakan perbaikan yang saling berkesinambungan dari perusahaan. Pada klausul 7 juga memiliki angka rendah namun klausul ini bukan menjadi permasalahanyang dihadapi. Hal tersebut disebabkan pada klausul7 terdapat 30 pertanyaan yang tidak relevan.

Proses pembuatan prosedur mututelah didampingi oleh perusahaan sehingga sesuai dengan keadaan dilapangan. Pendodumentasian prosedursudah dilakukan dengan melakukan penomoran yang tidak sama dan tertata dengan rapi serta dibentuk prosedur untuk mengendalikan rekaman dan dokumen agar tidak terjadi kesamaan penomoran. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 terbagi menjadi beberapa tahap yaitu pengenalan dan implementasi. Prosedur yang berhasil diterapkan adalah prosedur mutu kepuasan pelanggan, tindakan perbaikan, keluar masuk barang serta melakukan pengecekkan pada persediaan gudang. Evaluasi dilakukan dengan membagikan kuisioner serta melakukan komunikasi dengan karyawan. Dengan mengambil 7 responden yang meliputi 1 orang wakil pimpinan, 1 orang administasi, 2 orang teknisi, 1 orang gudang, serta 2 orang yang membantu. Diketahui bahwa penerapan ISO 9001:2008 pada PT. Brantas Teknik Unggul berguna bagi perusahaan namun sosialisasi terkait prosedur mutu dan SOP yang baru perlu diperdalam.

 

Sumber : https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/viewFile/643/619

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s